Murai Batu | Tips Dan Info Burung Murai Batu Menangkar Murai Batu di Lahan Sempit?...Mengapa Tidak | Murai Batu

16 Desember 2014

Menangkar Murai Batu di Lahan Sempit?...Mengapa Tidak

Menangkar Murai Batu di Lahan Sempit?...Mengapa Tidak

Populasi murai batu (MB) semakin ke sini semakin sedikit. MB yang dulunya memiliki populasi yang banyak kini tinggal beberapa persennya saja.

Sedih memang, tetapi inilah kenyataannya. Perburuan MB yang semakin gencar adalah penyebab utamanya. Hal itu dilandasi alasan harga jual murai batu yang begitu mahal.

Nah, bagi anda yang ingin melestarikan MB untuk alasan lingkungan atau ekonomi, mari kita belajar bersama. Namun keluhan yang paling banyak diutarakan adalah sempitnya lahan yang dimiliki. Memang idealnya menangkar murai batu membutuhkan lahan yang cukup.

Tetapi apakah hanya karena alasan tempat/lahan kita menyerah? Tentu tidak. Kita tidak boleh menyerah untuk menangkar murai batu di lahan sempit. Untuk itu simak panduan menangkar murai batu di lahan sempit berikut ini. Yuk kita sama-sama belajar untuk lebih baik.

Menangkar Murai Batu di Lahan Sempit?...Mengapa Tidak

Menangkar Murai Batu Di Lahan Sempit
Ada dua tahapan dalam membuat kandang penangkaran murai batu dengan lahan yang tidak terlalu luas. Kita harus jeli dalam memanfaatkan peluang dan lahan yang kita punya. Berikut ini tahapan-tahapan dalam menangkar murai batu di lahan sempit :

1. Pemilihan lokasi kandang
Untuk memilih lokasi kandang penangkaran, ada beberapa saran yang bisa anda terapkan :
  • Pilih lokasi yang jarang dilalui orang dan tidak terlalu ramai.
  • Pastikan lokasi berada di tempat yang aman.
  • Kandang penangkaran bisa anda buat di belakang rumah atau di samping rumah.
  • Desain kandang dibuat sesederhana mungkin, asalkan masih cukup untuk breeding murai batu.
2. Desain kandang penangkaran murai batu
Inilah ide desain sederhana untuk kandang penangkaran yang bisa anda terapkan di lahan sempit :
  • Panjang kandang 90 cm.
  • Lebar kandang 80 cm.
  • Tinggi kandang 180 cm.
  • Atau jika lahan tidak mencukupi, bisa dikurangi selama masih cukup untuk breeding MB.
  • Dasar sangkar bisa berupa tanah biasa, diberi lapisan pasir, atau disemen juga tidak mengapa.
  • Konstruksi kandang bagian pinggir bisa dengan batako atau batu bata.
  • Kandang bagian depan terbuat dari ram/kawat.
  • Rangka kandang bisa menggunakan alumunium atau kayu yang awet dan kuat.
  • Pastikan konstruksi kandangnya rapat dan kuat, agar tikus, kucing, atau anjing tidak bisa masuk kandang.
  • Buatlah 1 pintu besar dan 1 pintu kecil. Pintu besar untuk kita masuk membersihkan kandang. Sedangkan pintu kecil (bagian atas) untuk kita mengganti air minum/pakan.
  • Atap kandang bisa dengan genteng, plastik, atau asbes juga tidak mengapa.
  • Untuk antisipasi, pasanglah terpal jika sewaktu-waktu hujan turun dengan lebat.
  • Setelah kandang sudah jadi, jangan langsung digunakan. Biarkan kosong selama 2-3 hari agar suhu dalam kandang sudah terkondisikan.
Rasanya memang tidaklah sulit untuk membuat kandang penangkaran murai batu yang sederhana. Tinggal pandainya kita memanfaatkan lahan yang kita punya di sekitar rumah. Untuk modalnya pun tidak terlalu mahal karena bahan-bahannya tidak terlalu banyak. Selamat mencoba, semoga berhasil.
Postingan Yang Baru Postingan Yang Lama Beranda
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...